Jumat, 11 Januari 2013

Pilih mana?

Really hate this situation!

ketika kamu diberi pilihan dan harus memutuskan dalam jangka waktu yang telah ditentukan, lebih baik menggunakan hati atau otak?

menggunakan emosi atau kepala dingin?

mengorbankan perasaan diri sendiri atau orang lain?



Selasa, 08 Januari 2013

Baik itu...


Apa itu baik?

Pertanyaan di atas begitu sederhana dan terkesan mudah untuk dijawab. Setiap orang yang hanya membaca atau mendengar pertanyaan itu secara sekilas, mungkin akan berpikir bahwa jawaban tersebut sesimpel pertanyaannya. Ketika mulai mencari-cari jawaban, mereka pasti akan menyadari bahwa arti kata baik itu sulit untuk diungkapkan. Saya memiliki banyak pengalaman sederhana yang dapat membuktikan bahwa kata baik itu memang sulit untuk didefinisikan. Salah satunya terjadi pada saat salah seorang teman bertanya, “Orang itu baik ga sih?” dan saya hanya dapat menjawab, “baik, kok”.

Mungkin sebagian orang yang dihadapkan pada kondisi ini pun akan bertanya, “Memang orang itu baiknya seperti apa?” dan tentu banyak orang yang bingung dalam menjawab pertanyaan itu. Contoh ini hanya dapat mengkomunikasikan bahwa kata baik itu tidak dapat didefinisikan. Baik itu tidak memiliki definisi yang tepat dan universal. Bahkan menurut Moore, baik itu merupakan kata yang tidak dapat dipecah menjadi beberapa bagian kecil. Jadi, baik itu sudah merupakan kata yang paling dasar. Selain itu, baik bersifat relatif. Belum tentu baik menurut saya sudah pasti baik menurut orang lain. Begitu pun sebaliknya. Abstrak memang, tetapi beginilah kondisinya.

Seseorang dapat mengetahui arti kata baik sesuai dengan situasi dan kondisi yang mereka hadapi. Sama halnya dengan pendefinisian nilai, kata baik merupakan bagian dari kualitas empiris. Artinya, seseorang hanya dapat memahami arti kata baik melalui sebuah pengalaman nyata mereka masing-masing. Tanpa adanya pengalaman, seseorang tak akan mengenal hal-hal dan arti kata baik. Ketika kita melihat anak muda menolong seorang nenek menyeberangi jalan, kita baru akan memahami bahwa tindakan tersebut merupakan hal yang baik. Bayangkan jika tak ada pengalaman, apakah tindakan menolong nenek menyeberang jalan adalah baik?

Berkenaan dengan itu, muncul dua istilah bernama good dan the good. Kedua istilah itu terkesan sama dan nyaris tak dapat ditemui perbedaannya. Ternyata, keduanya memiliki perbedaan makna. Good merupakan kata sifat yang sulit untuk dipahami dan didefinisikan. Sedangkan the good merupakan sebuah realitas atau barang yang mengandung good atau kata sifat dan dapat didefinisikan. Contoh sederhana agar lebih memahami perbedaan kedua istilah ini ialah bulat. Bulat merupakan kata sifat yang sulit untuk dijabarkan. Berbeda halnya jika kita menyebutkan bahwa bola itu bulat. Bola merupakan sebuah benda yang dapat dilihat secara nyata. Bola sebagai the good mengandung sifat bulat yang berkedudukan sebagai good. Pada akhirnya, good akan dapat dipahami ketika ada the good yang membawanya.

Pada intinya, tak ada kata-kata yang dapat menjelaskan secara tepat dan jelas tentang arti kata baik. Kata ini hanya bersifat relatif dan rancu sehingga seringkali menimbulkan perdebatan. Oleh karena itu, setiap orang membutuhkan pengalaman agar dapat lebih memahami arti kata baik.

*ditulis untuk tugas salah satu mata kuliah di Komunikasi yang entah apa namanya saya juga lupa*
*Senin, 17 Oktober 2011*

Kamis, 03 Januari 2013

2012 - 2013

Belum telat kan buat ucapin "Merry Christmas and Happy New Year" ?

huwow! 2012 sudah terlewati dengan begitu banyak rintangan, air mata, dan tawa.
semua berjalan cepat bagaikan mimpi. kalau diingat-ingat lagi ya rasanya nggak percaya bisa melewati semuanya.
dari punya pacar sampe jomblo, dari kaki patah sampe mau diambil pen-nya, dari 56 kg sampe 52 kg, dari muka mulus sampe kayak bulan, dari pekok sampe pekok banget, tapi gue ya tetep gue.
hah memang 2012 ini punya segudang cerita yang berbeda, lebih seru, lebih mengesankan, semua terekam tak pernah mati lah pokoknya (kata the Upstairs sih gitu).

eh, ini udah 2013 ya?
waduh, tahun baru, ramalan kiamat kemarin terpatahkan (jelaslaaah! mana ada yang bisa tau kapan kiamat)
tahun baru itu identik sama resolusi. buat sebagian orang, resolusi itu cuma numpang lewat di hidupnya.
ngomong-ngomong, resolusi gue di 2013 ini adalah lulus! yeaaaah lulus! padahal judul skripsi aja belum gue ajuin.
Kalau udah lulus, pastinya cari kerja, cari uang buat orang tua, dan ke luar negeri. Pacar gimana pacar?
gampang, let it flow aja lah.

Itu resolusi gue. Resolusi lo? :)

Rabu, 19 Desember 2012

Berjuang, Apa Susahnya??

halo, mau tanya. Gimana sih rasanya pas lo tau kalau lo mengidap suatu penyakit yang katanya 'berat' dan berbahaya?

gue emang belum pernah ngerasain ya (dan kalau bisa jangan sampe ngerasain) makanya gue tanya.

oke oke. apapun jawabannya, gue cuma pengen kalian berjuang mati-matian biar sembuh.
semangat menjalankan kegiatan setiap harinya, sama seperti sebelum kalian tau ada yang salah di dalam tubuh kalian.
benci banget deh sama orang-orang yang ga pernah mau berjuang baut kesembuhannya. benciiiiii banget.
apalagi itu orang malah sok-sokan peduli sama keadaan orang lain.

HELLOOOO. WHO DO YOU THINK YOU ARE??
lo pikir lo siapa?? hidup udah GRATIS, dikasih udara segar tiap hari GRATIS, diberi cinta dari Tuhan juga GRATIS. apa susahnya sih berjuang buat hidup yang GRATIS itu? cuma disuruh berjuang kok.
susah? berat?
terima aja. emang tugasnya gitu.

apapun hasilnya nanti, berjuang keras sampai penghujung jalan itu penting dan nggak akan sia-sia kok.
Trust me!

Kamis, 06 Desember 2012

'Happy'-nya Anak-anak di Korea :)

banyak band dalam negeri yang super kece dan wajib diketahui oleh masyarakat. sayangnya, band tersebut kurang ter-ekspose bahkan tertutup oleh tenarnya band-band "biasa" namun laris di dunia perindustrian musik.
tadi gue menemukan sebuah video lucu dan bikin gue jadi berpikir (tumben-tumbennya loh gue mikir).
video itu menampilkan anak-anak di Korea yang sedang bernyanyi sambil menari bersama. mereka membawakan sebuah lagu berjudul Happy yang dipopulerkan oleh Mocca. (hayo, pada tau Mocca nggak? sayang banget kalau sampai nggak tau! suer!)

coba tebak apa yang bikin gue berpikir?
kenapa anak-anak di Indonesia nggak sekeren anak-anak di Korea yang udah bisa mengenal band bagus?
kenapa anak-anak di Indonesia selalu disuguhkan lagu-lagu yang terlalu populer namun sepertinya akan 'membunuh' daya pikir dan kreatifitas mereka dalam bermusik?
mirisnya lagi, kenapa band sebagus Mocca kurang dikenal di negerinya sendiri, tetapi justru lebih diapresiasi oleh negara lain?
ah, apa mungkin industri musik tanah air kita ini belum mampu menampilkan sesuatu yang berbeda dari selera masyarakat yang terlalu mendayu dan sendu?
miris.


Selasa, 04 Desember 2012

Manisku dan Manismu :D

pernah sadar bahwa banyak orang yang sayang dan mempedulikanmu?

oke. aku mulai ceritaku dengan sebuah pengalaman sederhana namun bagiku ini berkesan.
seminggu lalu ak pergi ke rumah sakit menjenguk saudara dekat yang baru saja di operasi.
aku berjalan menyusuri bangsal kamar di IGD. perlahan sambil mengamati kamar-kamar kecil khusus untuk kerabat yang berjaga.
langkahku terhenti ketika mataku melihat pada salah satu kamar.
emm, kamarnya memang bukan berwarna pink dan penuh dekorasi boneka-boneka cantik.
tapi ada satu hal yang membuatku tertarik.
BINGKAI FOTO.
ada apa dengan bingkai foto? masalah buat gue? enggak. enggak ada masalah kok.
aku mencoba mengamatinya terus dan terdapat kumpulan foto-foto manis yang pastinya berarti untuk si pasien. entah itu foto si pasien sendiri atau bersama orang-orang yang dicintainya. Yang jelas, itu manis.
si pasien dan keluarganya memang orang asing bagiku. tapi yang aku tau, si pasien sangat dicintai oleh orang-orang di sekitarnya. melalui beberapa bingkai foto di atas laci, aku yakin pasien akan terhibur dan membantunya cepet pulih.

well. aku sendiri pernah mengalaminya. merasa dipedulikan oleh banyak orang, ketika aku tak berdaya di rumah sakit. perhatian dan sikap peduli mereka tidak seperti keluarga pasien tadi yang membawakan bingkai foto.
kunjungan mereka setiap harinya-lah yang membuatku merasa senang dan membuatku cepat pulih. dijaga setiap hari, dibawakan boneka shaun the sheep yang kepalanya bisa joget-joget, usapan tangan mereka di kepalaku, dan yang jelas senyuman mereka.
manis.

kalian pasti pernah merasakannya, kan? sadari sekarang atau kalian tak akan pernah merasakan manisnya :)

Sabtu, 01 Desember 2012

Desember

yay!
Bulan terakhir di tahun 2012 pun tiba.
Ketika menyebut kata "Desember", aku hanya mengingat 3 hal: Natal, ulang tahun bapak, dan Efek Rumah Kaca (ERK).

Kalau kata ERK, "Aku selalu suka sehabis hujan di bulan Desember..di bulan Desember"
(nanti malam ERK manggung di Kridosono. pas banget ya di awal bulan Desember)

oke oke, abaikan. itu tadi hanya selingan.

Desember. hhhmmm. biasanya aku selalu menantikan bulan ini. tapi entah mengapa tahun ini aku tidak terlalu senang menyambutnya.
mungkin karena beban pikiranku sampai detik ini tak kunjung melebur bersamaan dengan bergantinya hari.
Skripsi dan pikiran lainnya yang menuntut tanggung jawab sepenuhnya.
anyway, aku tetap menanti hadirnya Natal, saatnya berbahagia bersama keluarga besar, mendengarkan lagu-lagu penyejuk hati, dan pastinya ingin merasakan suasana yang benar-benar Natal.

Nggak sabar juga menanti waktu ulang tahunnya bapak. hap hap!
semoga akan menjadi bulan yang paling membahagiakan, ya, Desember! untuk aku, keluargaku, para sahabat, kamu, dan semua orang :)

goodnight! :*