Kamis, 20 Juni 2013

Tua = Dewasa???

Dari dulu nggak pernah ngerti kenapa orang tua kalau marah itu menyebalkan..
Menyebalkan kalau alasannya terkadang nggak bisa diterima akal sehat..
Menyebalkan kalau saya yang selalu dianggap salah..
Menyebalkan kalau orang tua yang salah itu nggak pernah mau minta maaf..
Jadi kayak Raisa banget deh ini, SERBA SALAH! *apaseh
 
Nggak paham lagi siapa udah mulai nggak sehat. Tapi pasti orang tua menganggap saya yang nggak sehat.
Sakit jiwa? Bisa jadiiiii !

Kalau membantah dibilang durhaka.
Sumpah serapah langsung jadi senjata.
Kalau diam lama-lama bisa gila.
Bener loh! Buktinya banyak kan yang langsung kabur melancong entah kemana setelah dibantai orang tua sendiri?
Cobaannya lebih berat dibandingkan bantaian dosen penguji skripsi.
Lebih berat dibandingkan harus ganti judul skripsi 5 kali (sedikit surhat)

Jadi solusinya apa sekarang?
No solution.
Cuma bisa berkesimpulan:  

"Tua belum tentu dewasa"

Senin, 17 Juni 2013

Saatnya..

Ada hal yang terlupakan ketika ingin mencapai sesuatu..
Entah apa itu..
Hal yang tak pernah disadari selama ini..
Apa cara ini harus terulang kembali untuk mengingatkan adanya hal yang dulu juga sempat kunikmati?
PROSES.
Aku telah melupakan proses di setiap langkahku..

Ya, beginilah..
Proses memang tidak pernah sama.. Tidak selalu menjanjikan hal yang manis..
Hanya ada rintangan yang semakin berat..
Rupanya saat ini aku sedang diingatkan kembali cara menikmati proses..
dan aku yakin..
Ketika aku mulai bisa menikmatinya, saat itu pula ada sesuatu yang tak terduga tepat di depan mata..

Halo, PROSES! Saatnya berjalan bersama kembali! Kita tulis berjuta cerita manis.
Dan ingatkan kembali ketika aku mulai lelah :)

Rabu, 05 Juni 2013

So I Love You More Than Pizza..

Terserah kamu mau bilang aku berlebihan atau apa..
Hari ini aku udah dengerin lagu itu berpuluh-puluh kali..
Sejak perjumpaan kami yang pertama kalinya, malam itu di Purnabudaya UGM..
Aku nggak bisa berhenti mencari informasi tentang mereka.
Kagum. Hanya bisa melantunkan lagunya secara perlahan dan bahkan mencoba belajar cara mengucapkan bahasa asing itu.
Musiknya..
Kalimat yang sesederhana itu..
Ah, seakan bisa membuatku melayang...
(untung bukan melayang karena kepingin makan pizza-nya)


Aurette and The Polska Seeking Carnival
I Love You More Than Pizza

Je vous déteste autant que je déteste la sauce épicée (I hate you as much as I hate spicy sauce)
Mais maintenant je t'aime comme j'ai adoré la mozzarella (But now I love you like I loved the mozzarella)
 I'm falling love avec un homme que je déteste ( I'm falling love with the man that I hate)

Reff.

So I love you more than pizza
Myriadés de goȗt, goȗt delicieux (Myriad of taste, taste delicious)
Donc je vous aime plus que le pizza (So I love you more than pizza)
Et je chante la la la la la (And I sing la la la la la).


NB:
mau coba dengerin? klik aja lagunya di sisi kiri blog ini..
Liriknya aku ambil dari facebook mereka.. hikhikhik.

Senin, 03 Juni 2013

and I Love You :)

- Uripku mung mampir dolan karo seneng-seneng -
(Hidupku cuma mampir main dan bersenang-senang)


Kalimat itu (yang nggak tau bener apa salah bahasa Jawanya) emang lagi pas banget sama aku.
Hidup kayak nggak ada bebannya. Senyum terus, ceria terus, menyembunyikan masalah, daripada harus depresi dan bikin repot orang. Kalau kata Endah n Rhesa aku ini bisa dibilang "santai tanpa batas".
2 hari berturut-turut ini aku jadi manusia aktif, bermain tanpa mengenal malam. Pulangnya aja lebih dari jam 12 malam. Eh bukan, bukan berarti aku anak nakal.
Malem minggu itu aku ada job yang bisa dibilang aku sendiri ma-ga-but alias makan gaji buta.
Nah, kalau yang semalem ini (Minggu, 2 Juni 2013), aku nonton acara musik di Purnabudaya UGM.
Iya, acaranya anak Geografi UGM.
Kenapa aku selo banget sampe bela-belain dateng? Karena ada EFEK RUMAH KACA.
Ada Edelweiss juga loh dan baru sadar kalau vokalisnya emang keren (halo Duta! Ini aku puji kamu di tulisanku hahaha).

Efek Rumah Kaca ya.. Dulu aku heran kenapa ada nama band kayak gini. Tapi lebih heran lagi kok tiba-tiba aku bisa suka sama lagu-lagunya. Jos banget!! Lumayanlah aku udah 2 kali nonton performance mereka. Selera musik anak-anak Jogja itu ternyata juga dasyat. Kemarin aja ada kurang lebih 1000 orang yang dateng ke TKP buat nontonin ERK.
EH MEN! tapi aku mau bilang sebenernya gue lagi jatuh cinta sejak pandangan pertama.
Iya, I'm falling in love with Aurette and The Polska Seeking Carnival.
Menyesal baru tau band itu sekarang, eerrr tepatnya baru semalem itu sih taunya.

Kenapa tiba-tiba aku jatuh cinta sama mereka?
1. Bandnya unik banget. Mereka main alat yang kayaknya sih jarang dipakai sama bandh-band lain. Contohnya? Ukulele, Accordion, dan apalagi ya itu aku juga nggak tau. Pokoknya lucuk unyuk!

2. Genre musiknya (yang entah apa namanya) itu juga bagus. Kalau dengerin musiknya itu ya kayak lagi denger musik-musik sirkus atau carnaval gitu. Keren beuuuddh daaaah!

3. Lagunya juga earcatchy. Padahal baru tau semalem ya, tapi ini udah langsung suka sama lagunya. Lagu yang paling aku suka itu judulnya I Love You More Than Pizza.

I Love You, AATPSC, More Than Pizza.
Really, I feel so in love :D

 by Pichulita :) thanks kakak udah fotoin ERK manggung! emejing..


nah, yang ini nih yang namanya Aurette and the Polska Seeking Carnival. Keren ya gayanya..
(gambar diambil dari www.last.fm)

Selasa, 28 Mei 2013

Tuhan Tau Segalanya



Tuhan tau apa yang aku butuhkan
Di saat aku sudah mulai putus asa, Tuhan mengutus orang-orang baik untuk menopangku agar dapat bangkit kembali
Biarkan semua berjalan tanpa keluhan
Karena aku percaya Tuhan adalah pemimpin langkahku yang setia
Sebelum aku menumpahkan air mata, Tuhan telah menghapusnya
Ini nyata dan aku selalu percaya
Biarkan semua berjalan tanpa tangisan
Karena cepat atau lambat Tuhan akan mengirimkan semua yang kubutuhkan
Dan itulah bukti cinta-Nya

Senin, 27 Mei 2013

Waisak

Tau Candi Borobudur?

Iya iya. Itu candi yang terkenal banget di dunia sejarah, dari SD pasti udah pernah denger.
Beberapa tahun sejak merantau di Jogja ini, aku tau kalau Candi Borobudur itu tempat sakral yang digunakan oleh umat Buddha untuk beribadah. (Ya mungkin informasi ini sudah pernah diceritakan oleh guru-guru sejarah tapi selalu aku abaikan.)
Bahkan saat mereka merayakan Hari Suci Waisak. Tau, 'kan Waisak itu dirayakan oleh siapa? Umat Buddha loh, bukan Hindu (masih banyak yang terbalik tentang ini).
Aku mungkin nggak begitu banyak tau tentang hari suci ini dan Candi Borobudur.
Yang aku tau itu ya umat Buddha (di Jawa Tengah dan sekitarnya) merayakan Waisak di Candi Borobudur.
Setiap tahun selalu begitu, selalu ada ritual suci yang pastinya asing bagi umat beragama lainnya.

Tahun 2013 ini, aku sangat tertarik datang ke Candi Borobudur di malam hari.
Iya, bukan untuk merasakan bagaimana sucinya perayaan umat Buddha, melainkan untuk melihat 1000 lampion terbang di udara.
Oh my goossshhh..
Aku bahkan tak percaya hal tersebut terlintas dalam pikiranku sebelumnya. Sungguh hal yang tidak memiliki rasa toleransi. Ya, walaupun aku tidak seperti wisatawan lainnya yang tidak tertib dan tidak menghormati mereka yang sedang berdoa. Aku masih tertib dan toleran dalam hal ini..

Malu rasanya, sungguh..
Malu menjadi bagian dari wisawatan yang datang dan menodai sakralnya upacara umat Buddha di hari sucinya.. Awalnya memang kecewa. Datang jauh-jauh, rela terjebak macet, dan rela terguyur hujan deras hanya untuk 1000 lampion di udara. Bukan untuk merasakan kesucian Waisak.
Tapi.. aku sudah mendapatkan karmanya.

Semalam kota Magelang diguyur hujan yang cukup deras. Ini mengakibatkan aku, teman-teman, dan mungkin banyak wisatawan lainnya tidak dapat bertahan tinggal di sekitar altar suci. Cuaca pula yang menyebabkan batalnya pelepasan 1000 lampion.
Iya mungkin aku kecewa. Tapi lebih kecewa lagi sejak tau cerita tentang banyak orang yang sengaja menginjakkan kaki kotornya untuk berfoto di atas altar. Padahal altar itu sedang digunakan untuk berdoa.
Sementara cerita lain dari temanku bilang bahwa momen tersebut dimanfaatkan oleh pasangan untuk melakukan foto pre-wedding. Si pasangan ini kabarnya berfoto di tengah Bhiksu yang sedang berdoa.
Menjijikan? IYA! I'm sorry to say.
Tapi.. HALO HALO??!! Di mana letaknya toleransi kalian?

Ya sudahlah. Aku sedikit lega karena telah membaca kabar dan postingan foto di Twitter tentang pelepasan lampion-lampion cantik di hari Minggu malam.
dan memang betapa cantiknya lampion-lampion itu menghiasi malam cerah di atas Candi Borobudur.
Senang rasanya walau hanya melihat itu di foto saja. Mungkin memang sudah sepantasnya seperti itu..

Selamat Hari Suci Waisak!
Tuhan telah membiarkan kalian beribadah dengan tenang dan sukacita di Minggu malam ini :)
Semoga hujan yang lalu membawa berkah melimpah..